Sinergi ARSSI, IDI, dan APINDO Hadirkan Bantuan dan Pengobatan Massal di Aceh

Forum Komunikasi Kesehatan (FKK) Kabupaten Bekasi

WhatsApp Image 2019-10-20 at 9.29.43 AM

Pada tanggal 19 Oktober 2019, IDI Kab Bekasi  melakukan pertemuan  Forum Komunikasi Kesehatan  (FKK) Kabupaten Bekasi, melibatkan berbagai organisasi profesi (OP) dan Asosiasi Fasyankes,  belokasi di Hotel Celecton Jababeka.  Kegiatan  tersebut merupakan salah satu program kerja IDI yang bertujuan untuk  melakukan konsolidasi antar profesi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Kab. Bekasi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua IDI dr. H. Mulyana Syarip Panija, MARS beserta  jajarannya,  Ketua MKEK dr. Kusdinar Diyon, SpS , Asosiasi Fasyankes ARSSI dan  ASKLIN.  Perwakilan Organisasi Profesi  PDGI, HAKLI, IAI, IKATWI, IBI, PATELKI, IOTI, PPNI, IKATWI, PARI juga  IIDi dan GOW, dengan  jumlah peserta ±35 orang.

Acara dibuka oleh  Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Bekasi, dr. H. Alamsyah, Mkes. Dalam sambutannya beliau mendukung Pembentukan FKK yang diinisiasi oleh IDI Kab.

Narasumber pertemuan, dr. Hj . Noor Arida Sofiana, MBA menyampaikan beberapa permasalahan yang harus kita hadapi di era JKN (unduh paparan) dan pentingnya dukungan pemerintah daerah membuat kearifan lokal dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan di Kab.Bekasi, dengan melibatkan Bupati sebagai pelindung dan Dinas kesehatan sebagai Pembina.  Dr. Arida menghimbau IDI, ARSSI , ASKLIN bersama  organisasi profesi  perlu melakukan mapping  ketersediaan,  kebutuhan, kecukupan dan distribusi nakes baik di fasyankes FKTP maupun FKRTL.

Hasil pertemuan disepakati untuk segera membentuk kepengurusan  FKK dengan melibatkan organisasi profesi dan Fasyankes.

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pertemuan FKK untuk membentuk kepengurusan dan program kerja , berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pemda setempat.

Perlu komitmen bersama agar kegiatan FKK sustain,  harapan Ketua IDI kab.Bekasi, dr. Mulyana saat menutup acara.