Category Archives: berita
Forum Komunikasi Kesehatan (FKK) Kabupaten Bekasi
Pada tanggal 19 Oktober 2019, IDI Kab Bekasi melakukan pertemuan Forum Komunikasi Kesehatan (FKK) Kabupaten Bekasi, melibatkan berbagai organisasi profesi (OP) dan Asosiasi Fasyankes, belokasi di Hotel Celecton Jababeka. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja IDI yang bertujuan untuk melakukan konsolidasi antar profesi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Kab. Bekasi.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua IDI dr. H. Mulyana Syarip Panija, MARS beserta jajarannya, Ketua MKEK dr. Kusdinar Diyon, SpS , Asosiasi Fasyankes ARSSI dan ASKLIN. Perwakilan Organisasi Profesi PDGI, HAKLI, IAI, IKATWI, IBI, PATELKI, IOTI, PPNI, IKATWI, PARI juga IIDi dan GOW, dengan jumlah peserta ±35 orang.
Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Bekasi, dr. H. Alamsyah, Mkes. Dalam sambutannya beliau mendukung Pembentukan FKK yang diinisiasi oleh IDI Kab.
Narasumber pertemuan, dr. Hj . Noor Arida Sofiana, MBA menyampaikan beberapa permasalahan yang harus kita hadapi di era JKN (unduh paparan) dan pentingnya dukungan pemerintah daerah membuat kearifan lokal dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan di Kab.Bekasi, dengan melibatkan Bupati sebagai pelindung dan Dinas kesehatan sebagai Pembina. Dr. Arida menghimbau IDI, ARSSI , ASKLIN bersama organisasi profesi perlu melakukan mapping ketersediaan, kebutuhan, kecukupan dan distribusi nakes baik di fasyankes FKTP maupun FKRTL.
Hasil pertemuan disepakati untuk segera membentuk kepengurusan FKK dengan melibatkan organisasi profesi dan Fasyankes.
Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pertemuan FKK untuk membentuk kepengurusan dan program kerja , berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pemda setempat.
Perlu komitmen bersama agar kegiatan FKK sustain, harapan Ketua IDI kab.Bekasi, dr. Mulyana saat menutup acara.
Donor Darah IDI Kab.Bekasi
Kepada
Yth Seluruh Dokter-dokter Anggota IDI Kab Bekasi
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sehat, dan Salam Sejahtera bagi kita semua.
Dengan Hormat,
Dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat, IDI Kab Bekasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia ( PMI) menyelenggarakan kegiatan “Donor Darah Dokter Kabupaten Bekasi” DOKADOSI. Yang rencananya akan diadakan :
Hari: Jum’at
Tanggal : 25 Oktober 2019
Waktu : 07.30 – selesai
Tempat : Kantor IDI Kab Bekasi
Alamat : Ruko Permata Blok A2 No.36 Metland Tambun Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Bagi Teman Sejawat yang berkenan menyumbangkan darahnya, silahkan mendaftar ke Sekretariat IDI Kab Bekasi melalui Contact Person :
1. dr.RM Adi Pranaya,MM,MARS : 087804449096
atau
2.Ms.Cucu : 082110589114
atau
3.Ms Iis : 081219817244
atau
bisa mengisi daftar partisipasi di bawah ini.
Semoga darah yang Teman Sejawat sumbangkan bisa menyelamatkan banyak jiwa dan menjadi amal ibadah masing-masing dalam membantu menolong kepada masyarakat yang sedang sakit yang membutuhkan donor darah dari sesama, yaitu dari dokter-dokter Aggota IDI Kab Bekasi yang berhati mulia.
Atas perhatian Teman Sejawat sekalian dan atas berkenanya untuk ikut berpartisipasi dalam acara Donor Darah tersebut kami dari Bidang Pengabdian Masyarakat mengucapkan terimakasih banyak .
Bidang Pengabdian Masyarakat.
————————-
Ketua IDI Kab Bekasi :
dr.Mulyana Syarip Panija,MARS
Percepatan Perbaikan Gizi Masyarakat: Dokter Makan Ikan, Sayur-Buah bersama Masyarakat
Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke 109, IDI Kab.Bekasi menyelanggarakan beberapa rangkaian acara. Diawali dengan penyelenggaraan Lomba Dokter Kecil tingkat Kab. Bekasi tanggal 15 Mei 2017 dan workshop peningkatan kompetensi dokter di FKTP pada tanggal 17 dan 18 Mei 2017. Rangkaian acara HBDI dilanjutkan pada acara puncak tanggal 20 Mei bertepatan dengan Hari kebangkitan Nasional, dengan mengadakan kegiatan makan ikan, sayur dan buah bersama masyarakat yang dilaksanakan di kampung nelayan Muara Gembong. Acara puncak tersebut merupakan dukungan IDI Kab.Bekasi terhadap Pencanangan Percepatan Perbaikan Gizi Masyarakat yang merupakan salah satu kegiatan HBDI 109 tingkat pusat yang diselenggarakan di Makasar pada 13 Mei lalu.
Puncak acara HBDI di Kab. Bekasi tersebut diawali dengan beberapa kegiatan diantaranya Bakti sosial berupa pemberian 250 paket sembako pada masyarakat setempat. penyerahan buku pedoman dan leaflet Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan kepada Kepala Puskesmas Muara Gembong serta penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Telly Purnamasari A, M.Epid.
Dalam sambutannya, ketua acara dr. Amran A Raga menyampaikan serangkaian acara tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan PB IDI untuk mewujudkan Reformasi Sistem Pelayanan Kesehatan Kedokteran yang Komprehensif dan Multisektoral Menuju Indonesia Sehat.
Selamat Hari Bakti Dokter Indonesia……….Ayo bangkit…dokter Indonesia…dokter untuk Bangsa, berdaulat bersama rakyat.
Workshop IDI Kab.Bekasi Dalam Rangka HBDI 2017 IDI Kab.Bekasi
Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat pertama, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), memberikan pelayanan yang bermutu merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh dokter di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama). Namun hingga saat ini masih banyak dilaporkan tingginya angka rujukan kasus non spesilistik dari FKTP ke pelayanan kesehatan lanjutan (FKTL) yang semestinya kasus-kasus tersebut dapat ditangani secara tuntas di FKTP. Hal ini berdampak pada besarnya beban biaya BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan untuk pelayanan di tingkat lanjutan.
Peningkatan kompetensi dokter untuk menangani kasus yang harus tuntas di FKTP menjadi perhatian khusus untuk menekan angka rujukan non spesialistik ke FKTL. Salah satu upaya yang dilakukan oleh IDI Kab.Bekasi adalah menyelengggarakan workshop peningkatan kompetensi dokter FKTP di era JKN, bekerjasama dengan BPJS Kesehatan cabang Cikarang. Tema yang diangkat adalah “Meningkatkan Kompetensi Dokter Umum Untuk Menurunkan Angka Rujukan Kasus Non Spesialistik di FKTP”. Sebanyak 20 workshop disampaikan oleh para ahli dalam berbagai disiplin spesialistik, berlangsung selama 2 hari pada tanggal 17 dan 18 Mei 2017 di RS Sentra Medika Cikarang. Acara dibuka oleh Ketua IDI Kab. Bekasi ( dr. Noor Arida Sofiana, MBA) dan Kepala BPJS Cabang Cikarang (dr. Indah). Dalam sambutannya, dr, Noor Arida menghimbau anggota IDI Kab.Bekasi untuk turut serta berpartisipasi pada acara puncak HBDI yang akan diadakan di kampung nelayan Muara Gembong dengan melakukan berbagai kegiatan diantaranya “Dokter makan ikan, sayur-buah bersama masyarakat”. Ketua Panitia, dr. Elwin Affandi, MM menyampaikan antusias peserta yang luar biasa dalam acara workshop kali ini, ditandai dengan lebih dari 100 peserta yang hadir, yang kali ini khusus ditujukan bagi anggota IDI Kab, Bekasi. Semoga upaya ini berdampak positf dalam menekan angka rujukan kasus non spesialistik dari FKTP ke FKTL. (Seluruh materi dapat diunduh pada blok Ilmiah web ini).
Lomba Dokcil Dalam Rangka HBDI 2017 IDI Kab.Bekasi
Lomba Dokter Kecil (Dokcil) merupakan salah satu program kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yang rutin dilakukan setiap tahun. Bekerjasama dengan IDI Kabupaten Bekasi, kegiatan lomba Dokcil dilaksanakan tanggal 15 Mei 2017 di RS. Sentra Medika Cikarang. Peserta adalah murid kelas 4 SD sebanyak 78 peserta dari 39 puskesmas yang mengikuti lomba.
Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Sri Eni dilanjutkan dengan tes tulis untuk menjaring pemenang 10 besar. Selanjutnya pemenang 10 besar mengikuti tes lanjutan berupa tes ketrampilan dan praktek Dokcil. Dewan juri yang disediakan oleh IDI Kabupaten Bekasi terdiri dari dua orang yaitu dr. David Mokodompis dan dr. Telly Purnamasari A, M.Epid merupakan juri independen yang tidak bekerja di lingkungan Dinas Kesehatan ataupun Puskesmas Kabupaten Bekasi. Penilaian juri tidak hanya berdasarkan kemampuan peserta dalam menjawab materi, namun juga menilai ketrampilan praktek, performance dan wawasan peserta terkait isu kesehatan yang sedang berkembang saat ni. Dewan juri memutuskan 3 orang pemenang untuk maju dalam lomba Dokcil tingkat Propinsi. Pemenang pertama diraih oleh M.Raihan Naufal Ramadhan dari SDN Wanasari 12, diikuti Aftina Salira dari SDN Mangunjaya 07 dan Cheesa A.Z.R dari SDN Wanasari 03. Dua dari tiga pemenang tersebut selanjutnya akan dibina oleh IDI, Dinas Kesehatan dan Tim Puskesmas untuk persiapan mengikuti lomba di tingkat propinsi. Tahun 2014 lalu, Dokcil Kab.Bekasi meraih juara 1 tingakt Propinsi Jawa Barat. Diharapkan utusan Dokcil Kabupaten Bekasi tahun ini dapat kembali meraih kemenangan di tingkat propinsi dan nasional. Semoga !!
Selamat dan sukses untuk para pemenang.
Peduli Kasih IDI Kab.Bekasi
(Bekasi/04/10) Peristiwa banjir Bandang yg menimpa Kabupaten Garut benar2 mengusik rasa solidaritas kita. IDI Bekasi bekerjasama dengan dinas kesehatan kab bekasi turut serta berpartisipasi meringankan beban saudara2 kita di Garut melalui mobilisasi bantuan dari teman2 sejawat sekabupaten Bekasi. Bahan sumbangan terkumpul dan disiapkan pada tanggal 24 september 2016 oleh sie pengabdian masyarakat diketuai dr Rani, dr Ade dkk. Sumbangan dikirimkan tanggal 25 September 2016 langsung ke lokasi bencana diwakili oleh dr Amran dan dr Rosa dengan restu dari Noor Arida Sofiana MBA selaku ketua IDI Bekasi
Pertemuan Ilmiah tahunan IDI Cabang Kabulaten Bekasi Tahun 2015
Penghujung tahun 2015, IDI Cabang Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT)dalam bentuk workshop dan seminar, dengan tema “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Dokter Layanan Primer dari Multi Disiplin Ilmu di Era JKN”. Diangkatnya tema tersebut merupakan bagian tanggung jawab IDICabang Kabupaten Bekasi sebagai fasilitator dan pengayom bagi para dokter dalam menghadapi segala fenomena sosialmenyangkut profesi dokter di era JKN.
Pertemuan Ilmiah Tahunan IDI Cabang Kabupaten Bekasi mengintegrasikan semua layanan disiplin ilmu yang dibutuhkan bagi dokter layanan primer agar dapat melakukan pelayanan sesuai dengan panduan praktek klinis dan standar profesi. Sebanyak delapan Workshop dari disiplin Ilmu Penyakit Dalam, Bedah, Kardiologi dan Anak dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang, dilanjutkan delapan Simposium selama dua hari di Grand Valore Hotel Cikarang, dihadiri lebih dari 250 peserta.
Sesuai dengan tema yang diangkat dalam kegiatan tahunan tersebut, IDI Cabang Kabupaten Bekasi berupaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan anggota sehingga dokter dapat menjalankan profesinya dalam zona yang aman dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan etika. Terkait hal tersebut, pada simposium hari pertama disampaikan
Regulasi Gratifikasi, Pengobatan Rasional dan Update Informasi Pengembangan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (P2KB) oleh pakar di bidang masing-masing (materi kegiatan dapat diunduh).
Semoga kegiatan tersebut bermanfaat dan terima kasih atas partisipasi yang tinggi dari seluruh peserta.
Salam Sehat
IDI Cabang Kabupaten Bekasi
















